Komitmen Indonesia dalam Kerja Sama Produksi Pesawat Tempur Bersama Korea Selatan

Tak hanya memperkuat daya gentar, jika Indonesia terbukti mampu memproduksi KF-21 bersama dengan Korsel, maka daya saing industri, baik industri dirgantara maupun pertahanan juga akan meningkat.
BUMN dan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia

Dalam membangun angkatan perang, di negara manapun termasuk Indonesia, pembangunan Alat Peralatan Pertahanan Keamanan (Alpalhankam) harus jadi prioritas, selain pembinaan SDM.
Peran KKIP dalam Kemajuan Industri Pertahanan Nasional

Bagi sebuah negara-bangsa (nation-state) seperti Indonesia, kesiapan untuk berperang ditentukan oleh berbagai macam faktor. Salah satunya yang cukup signifikan adalah industri pertahanan nasional.
Masa Depan Industri Pertahanan Indonesia

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merilis 6 temuan terkait hasil audit terhadap kinerja Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP). Patut diapresiasi namun ada yang harus dicermati.
Pasang Surut Industri Pertahanan Indonesia

Undang-undang Nomor 16 tahun 2012 membuka peluang yang sangat besar sekaligus menjadi akselerator bagi pemberdayaan dan pertumbuhan berbagai industri di sektor pertahanan.
Pembangunan Industri Pertahanan di Indonesia

Pada awalnya pembangunan industri pertahanan di Indonesia didasari oleh kebutuhan Pemerintah Kolonial Belanda terhadap sarana pemeliharaan dan perbaikan bagi peralatan perangnya yang digunakan di wilayah penjajahan Hindia Belanda.
Tentang Komite Kebijakan Industri Pertahanan

Mewakili Pemerintah, KKIP mengoordinasikan kebijakan nasional dalam perencanaan, perumusan, pelaksanaan, pengendalian, sinkronisasi dan evaluasi industri pertahanan.
Boramae, Sang Penjaga Kedaulatan Udara Indonesia

Kerja sama dalam ranah pengembangan teknologi tinggi juga akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi nasional karena dapat membuka lapangan pekerjaan di Indonesia.
Pangsa Pasar KF-21 Boramae

Setidaknya ada lima negara potensial yang ingin membeli KF-21 Boramae. Ini akan menjadi lompatan besar bagi Indonesia yang terlibat dalam produksinya.
Empat Tahap Pendanaan Pesawat Tempur Korea Selatan – Indonesia

Kontribusi Indonesia dalam program joint development dengan Korea Selatan mencapai sekitar Rp24,8 triliun, dari total Rp120 triliun.